Polusi udara Jakarta yang berasal dari kendaraan bermotor disoroti oleh Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama. Saat masih aktif memimpin Pemprov DKI Jakarta, dia mengklaim selalu memperhatikan uji KIR kendaraan.
Basuki akrab disapa Ahok ini menceritakan kecurigaannya terhadap pelaksanaan uji KIR kendaraan. Sebab selalu berjalan cepat dan lancar. Ternyata di balik kemudahan uji kelayakan kendaraan, ternyata ada upeti yang diberikan kepada petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Dulukan lancar semua, kagak pernah KIR, nyogok. Begitu saya paksain benar antrenya berminggu-minggu. Berarti selama ini enggak pernah masuk itu mobil. Logikanya," katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11).
Jika terpilih lagi menjadi Gubernur DKI, Ahok akan semakin memperketat uji kelayakan kendaraan. Tujuannya menjaga agar polusi di Jakarta tidak semakin mengkhawatirkan. Beberapa moda transportasi seperti taksi dapat melakukan uji KIR di pool mereka masing-masing dengan pengawasan Pemprov DKI.
"Sekarang kita perketat, seperti taksi kini bisa lakukan KIR di perusahaan taksi sendiri kita awasi biar antrenya berkurang. kemudian saya minta Pemegang Merek untuk bisa bikin kir sendiri misalnya Mitsubishi atau Toyota mungkin dia pingin kita bangun," terangnya.
Mantan Bupati Belitung Timur ini meyakini langkah ini sebagai bagian dari menjaga lingkungan. "Sekarang memang sudah lebih baik. Kendaraan bermotor yang polusinya kita tekan, mungkin kehidupan kita akan lebih baik," tutup Ahok.

0 Komentar